Hal yang Perlu Disiapkan Pelaku Usaha dalam Membangun Usaha Baru

Luarsekolah

Oleh : Alya Nurfakhira Zahra

Dalam membangun usaha dibutuhkan langkah-langkah konkrit sehingga usaha yang dibangun dapat membuahkan hasil memuaskan. Tanpa pengalaman yang cukup, kamu bisa memulai usaha dengan mengikuti langkah-langkah berikut saja! Bukan hanya langkah yang mudah, kamu juga tidak membutuhkan modal yang banyak dalam membangunnya. Oleh karena itu, hal apa saja yang perlu dipersiapkan pelaku usaha dalam membangun usaha baru untuk pertama kalinya?

1) Melakukan Riset serta Menentukan Target Pasar yang Sesuai

Sebelum membangun usaha diperlukan melakukan riset untuk mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat serta target pasar yang sesuai dengan bidang usaha yang sedang dijalani. Ada beberapa hal yang patut diperhatikan selama melakukan riset, seperti produk apa diminati dan dibutuhkan masyarakat? Perusahaan apa saja yang menawarkan produk serupa? Kelebihan apa yang dimiliki produk yang ditawarkan? Mengetahui hal tersebut dapat membuat kamu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari produk yang ditawarkan beserta sainganmu.

2) Menyusun Visi dan Misi

Menyusun visi dan misi dalam membangun usaha, seperti menentukan tujuan dan arah usaha yang dijalani. Kamu bisa memulai dengan merancang konsep usaha yang akan kamu jalani, produk apa yang akan kamu jual, ciri khas yang dimiliki usahamu, target pasar mana yang ingin kamu capai, dan rencana pemasaran ke depannya.

Memiliki visi dan misi yang matang akan memudahkanmu dalam menemukan investor yang cocok dengan peluang usaha yang kamu miliki. Memudahkanmu untuk mendapatkan pinjaman dari bank serta kamu dapat memiliki gambaran apakah usaha yang kamu jalani ke depannya bisa dikembangkan lebih luas.

3) Menyiapkan Modal serta Menentukan Produk

Dalam menyiapkan modal usaha, kamu perlu menentukan produk apa yang ingin dijual, baik jasa maupun nonjasa. Setelah itu, kamu bisa mulai menyusun anggaran untuk menentukan modal yang dibutuhkan. Anggaran dapat dibagi menjadi biaya produk, operasional, marketing, dan tidak terduga. Kamu juga bisa membangun usaha tanpa modal dengan menjadi reseller.

4) Jangan Takut Gagal

Menjadi pelaku usaha yang membangun usaha baru pertama kalinya beresiko menghadapi kegagalan. Maka dari itu, seorang pelaku usaha perlu memiliki pemikiran positif dan pintar dalam melihat peluang usaha. Jika semenjak awal, seorang pelaku usaha berpikir usahanya akan gagal, maka ke depannya usaha yang dijalaninya akan benar-benar gagal. Berpikir positif dan optimis juga dapat membantumu berani dalam menghadapi setiap rintangan dalam membangun usaha. Apabila kegagalan menghadapimu, kamu juga akan jauh lebih kuat dan tidak mudah putus asa.

5. Fokus Pada Satu Bisnis dan Terus Belajar

Terakhir, dalam membangun usaha baru untuk pertama kali lebih baik fokus pada satu bisnis dikarenakan terlalu memiliki banyak bisnis akan membuatmu kesulitan fokus. Fokus pada satu bisnis juga akan menghindarimu dari risiko lebih banyak kegagalan. Selain itu, menjadi seorang pelaku usaha kamu juga harus bersedia untuk terus belajar dan terbuka pada setiap kritik yang ada.

Langkah mana nih yang sudah kamu persiapkan untuk mulai membangun usaha pertama kali? Buat pelaku usaha yang baru saja memulai bisnis dan memiliki keinginan untuk memperbaharui strategi menggunakan teknologi payment gateway, agar kamu sebagai pihak pelaku usaha dapat menerima semua jenis metode pembayaran, seperti e-money, kartu kredit, kartu debit, dan pembayaran lainnya. Kamu bisa menerapkan hal ini di Cashlez, perusahaan terkemuka yang berfokus pada bidang teknologi keuangan yang memberikan proposisi nilai bagi pedagang dan pengguna pembayaran mobile. Layanan ini menjadi pilihan terbaik untuk menentukan pelaku usaha!




Artikel Lain :
Hubungi Kami