Tips Laris Jualan Online Saat PPKM dengan Bantuan Modal Usaha

Luarsekolah

Oleh : Creator di Luarsekolah

Sejak pandemi Covid-19 berlangsung, pemerintah menghimbau berbagai kebijakan baru untuk tidak berkerumun, menerapkan protokol kesehatan, serta PPKM. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau biasa disebut PPKM merupakan aturan yang diberlakukan sejak Januari 2021. Ada beberapa himbauan yang harus masyarakat terapkan saat PPKM, di antaranya adalah penutupan sementara pusat perbelanjaan, fasilitas umum, hingga pemberlakuan jam malam. Tentu saja diberlakukannya PPKM mengurangi omset para pengusaha, khususnya di bidang kuliner. Namun, jangan khawatir, artikel ini akan mengulas tips laris jualan online saat PPKM dengan bantuan modal usaha.

Tidak dipungkiri bahwa sejak situasi pandemi berlangsung, ekonomi masyarakat merosot. Banyak usaha yang terkena dampak pandemi dan PPKM. Berbagai lembaga seperti Bappenas, World Bank, dan BPS melaporkan bahwa pandemi menyebabkan UMKM kesulitan melunasi pinjaman dan tagihan listrik, gas, hingga gaji karyawan. Penggerak usaha termasuk UMKM perlu berinovasi untuk memproduksi jasa dan barang yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Pilihan tepat saat ini adalah terus berusaha, bertahan, dan mengupayakan agar usaha tetap berjalan dengan baik. Apa saja yang bisa Anda lakukan supaya tetap laris berjualan online meski di situasi pandemi dan PPKM? Berikut tips dari Modalku yang bisa Anda terapkan.

1. Tingkatkan Strategi Pemasaran Digital

Salah satu yang ditekankan saat PPKM berlangsung adalah menghimbau masyarakat untuk tidak makan di tempat, makan dengan waktu terbatas, atau menerapkan sistem take away. Itulah alasan mengapa masyarakat saat ini lebih banyak menggunakan pelayanan online daripada datang ke tempat langsung. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu menggunakan smartphone untuk beraktivitas, termasuk kegiatan jual beli. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce. Meski pasar sedang lesu, Anda bisa melakukan beberapa strategi seperti: menerapkan email marketing, buka website toko dan promosi di media sosial, hingga mengadakan promo giveaway. Selain itu, jika sudah memiliki konsumen tetap, Anda bisa menurunkan sedikit harga dulu agar agar pembeli bertahan dan bertambah banyak.

2. Perluas Penjualan di Berbagai E-commerce

Di Indonesia, ada banyak sekali pilihan e-commerce yang bisa Anda coba. Dengan memperluas media penjualan, Anda bisa menjangkau konsumen dari berbagai platform. Masing-masing e-commerce memiliki ciri khasnya sendiri. Anda bisa menentukan penggunaan e-commerce yang sesuai dengan produk yang hendak dipasarkan. Selain itu, berbagai keuntungan bisa Anda dapatkan saat berjualan di e-commerce, di antaranya: kemudahan sistem payment, pengiriman barang, hingga fitur e-commerce yang baik.

3. Terapkan Kreativitas dan Inovasi

Terkadang konsumen membeli produk online karena tergiur dari gambar yang disediakan. Itu semua tergantung bagaimana penjual mengemas foto produknya dengan kreatif saat dipasang di media sosial. Sesekali gunakan juga fitur media sosial kekinian seperti TikTok, membuat konten video yang relevan dengan produk yang Anda pasarkan. Mengapa UMKM perlu menerapkan inovasi dan kreasi untuk memenangkan persaingan? Jika tidak, maka risiko terburuknya adalah persaingan yang ketat memungkinakan UMKM Anda tenggelam dalam persaingan pasar. Oleh karena itu, jangan berhenti update informasi dan wawasan baru serta aktif memonitor kondisi target market.

4. Menjaga Komunikasi dengan Customer

Salah satu keuntungan dari berjualan online adalah kita memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Bangun relasi dan komunikasi yang baik dengan mereka bisa dimulai dari menampung kritik, saran, dan masukan terkait produk yang mereka beli. Dengan menjalin komunikasi dengan konsumen, kita bisa menerapkan evaluasi usaha, memahami apa saja yang masih jadi kekurangan dan harus diperbaiki demi peningkatan penjualan.

5. Memilih Platform Pendanaan untuk Bantuan Modal Usaha

Selain memperhatikan hal di atas, salah satu yang harus diperhatikan adalah keberlangsungan modal usaha. Terkadang situasi yang kurang baik menyebabkan omset menurun dan memengaruhi modal. Melihat kondisi tersebut, tidak ada salahnya untuk menggunakan bantuan modal usaha bagi bisnis Anda. Ada platform pendanaan digital bagi UMKM seperti Modalku yang menyediakan fasilitas modal usaha untuk mengendalikan uang kas yang Anda miliki. Fungsi adanya bantuan modal usaha adalah dapat digunakan untuk membayar gaji karyawan, tabungan dana darurat, sewa kantor atau gudang, menambah stok barang hingga buka toko cabang.

Itulah tips laris jualan online saat PPKM dengan bantuan modal usaha. Anda bisa menggunakan beberapa fasilitas pendanaan dari Modalku, seperti: Modalku Kawan Mikro, Modalku Virtual Credit, dan Invoice Financing.

Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.




Artikel Lain :
Hubungi Kami